Friday, April 12, 2013

Wisata Bahagia ke Pantai Indrayanti



Pantai Indrayanti merupakan pantai yang cukup terkenal di kawasan pantai gunung kidul. Pantai Indrayanti terkenal di karenakan garis pantai atau pasir yang putih yang membuat banyak wisatawan tidak mau meninggalkan pantai ini.

Selama ini deretan pantai selatan (baron,krakal,kukup dll) adalah kunjungan utama di pantai selatan tapi kurang langkap rasanya jika anda berkunjung ke pantai selatan tanpa singgah ke Pantai Indrayanti.

Di pantai Indrayanti ini anda dapat menikmati hamparan pasir putih dan obak bersahabat yang akan memikat penglihatan anda. Dan boleh di katakan bahwa sanya pantai Indrayanti ini merupakan tempat wisata pantai yang terindah.

Sebenarnya Pantai Indrayanti bernama Pantai Pulang Syawal dan sebenarnya Indrayanti bukanlah namapantai, namun nama pemilik cafe dan restoran. Akan tetapi nama Indrayanti lebih terkenal dari pada Pantai Pulang Syawal.

Pantai Indrayanti ini berdekatan atau berjejer dengan pantai lain seperti Baron, Krakal dan Kukup. Tiket masuk dapat menggunakan tiket terusan yang diperoleh di TPR.

Dan dipantai ini terdapat sebuah Restoran Indrayanti yang menyajikan menu seafood yangcocok sebagai tempat makan wisatawan.

Nah Pantai Indrayani ini dapat di capai dari yogya menuju wonosari setelah itu silakan ikuti petunjuk di setiap jalan ynang mengarah ke Pantai Indrayanti.

Silahkan bagi yang penasaran datang saja :D !!!!

Objek wisata Pantai Nampu Wonogiri



Objek Wisata Pantai Nampu berlokasi di Desa Dringo, Gunturharjo, Paranggupito, Wonogiri. Pantai Nampu berjarak sekitar 70KM selatan kota Wonogiri. Objek Pantai Nampu memiliki pantai pasir putih dengan ombak yang indah nan bersahabat.

Pantai Nampu merupakan objek wisata yang menarik untuk di kunjungi dan mendapatkan julukan mutiara dari Wonogiri, Pantai Nampu ini terletak di sisi Selatan Kabupaten Wonogiri. Objek wisata Pantai Nampu berhadapan langsung dengan luasnya Samudra Hindia.

Pantai Nampu memang belum banyak di kenal masyarakat dari luar daerah winogiri. Hal ini menjadikan pantai Nampu menjadi salah satu pantai yang bisa dikatakan masih alami dibanding pantai laut selatan lainnya seperti Krakal, Kukup, Parangtritis, Wedi Ombo, Baron, Teleng Ria dan lainya.

Silahkan berkunjung kesana dengan keluarga, sahabat, atau kekasih, dijamin akan menikmati ...

Bandung Juga Punya China Town & Kampung Arab



Hampir setiap kota di dunia mempunyai daerah pecinaan. Begitu juga Bandung di Jawa Barat. Bahkan bila menyusuri setiap jalannya, Anda juga akan menemukan kampung Arab. Destinasi ini bisa jadi alternatif liburan bersama keluarga.

Traveling bisa jadi kegiatan yang paling pas dilakukan untuk mengisi liburan. Tidak perlu jauh-jauh ke gunung atau ke pantai untuk bisa merasakan suasana liburan. Di tengah kota pun Anda masih bisa beriwisata, termasuk di Kota Bandung.

Bandung dengan sejarah panjang dan peninggalannya bisa menjadi tujuan wisata sejarah yang sangat menarik. Daripada pusing belajar sejarah lewat buku, tidak ada salahnya belajar sejarah langsung di lokasinya. Wisata sejarah inilah yang dicetuskan oleh Komunitas Bandung Trail.

Dari banyak rute yang dimiliki oleh komunitas yang sudah ada sejak 2003 itu, rute Pecinan atau biasa disebut Market Trail menjadi salah satu yang paling menarik. Sama seperti kota-kota lainnya di Indonesia, Bandung juga punya yang namanya kawasan pecinan atau China Town.

Hanya saja, menurut Advenatalia, interpreter Bandung Trail, unsur China-nya tidak terlalu kentara seperti di kota-kota lainnya.

"Etnis Tionghoa masuk Bandung pada 1882. Ketika itu sudah masuk era modern. Jadi secara arsitektur tidak terlalu menonjol," jelasnya pada para peserta Market Trail, Minggu (13/1) lalu.

Perjalanan wisata kawasan pecinan bisa dimulai dari sebuah pabrik kopi di sudut Jalan Pecinan Lama, yaitu Kopi Aroma. Pabrik kopi legendaris ini sudah ada sejak tahun 1930-an. Dibangun oleh warga keturunan Tionghoa yang bekerja sebagai pegawai di perkebunan Belanda. Pabrik kopi ini terus berkembang hingga sekarang.

Meski zaman terus berkembang dan segala sesuatu jadi lebih mudah, Kopi Aroma tetap mempertahankan sistem pengolahan kopi tradisional.

"Dari mulai biji sampai sini kita jemur pakai matahari. Setelah itu disimpan selama 5 tahun untuk robusta dan 8 tahun untuk arabika. Setelah itu biji kopi masuk proses penggarangan selama dua jam hingga berubah warna menjadi lebih coklat," tutur Widya Pratama Tanara saat ditemui di pabriknya.

Pria yang juga berprofesi sebagai dosen itu juga menambahkan, setelah matang, biji kopi kemudian diayak agar terpisah dari kulitnya. Kemudian didinginkan, digiling, dan siap dijual. "Mesin yang digunakan pun asli dari Jerman dan usianya sudah lebih dari 100 tahun," tuturnya.

Pabrik kopi yang berlokasi di Jalan Banceuy No 51 itu menempati sebuah bangunan bergaya arsitektur art deco khas Belanda. Mulai dari usahanya, sistem pengolahannya, hingga bangunannya memiliki cerita sejarah yang begitu menarik. Berjalan meninggalkan Kopi Aroma untuk menyusuri Jalan Pecinan Lama, sebuah bangunan besar siap menyambut Anda.

Itulah Pasar Baru yang terkenal dengan produk fesyen murahnya. Pasar yang kini selalu padat itu konon pernah dinobatkan sebagai pasar terbersih dan ter-modern se-Hindia Belanda.

"Di pasar ini dulu diperjualbelikan batik, berlian, kerajinan tangan, dan yang lainnya. Dalam 5 hari, pasar ini hanya buka satu kali. Tapi sekarang buka setiap hari dan jenis barang yang ditawarkannya pun lebih beragam," jelas Advenatalia.

Berjalan sedikit menyusuri jalan di belakang Pasar Baru, Anda akan sampai di Jalan Pasar Selatan. Di pojokan jalan itu berdiri kokoh sebuah bangunankuno dengan papan nama bertuliskan "Toko Jamu Babah Kuya". Toko jamu yang sudah dirintis sejak tahun 1800-an itu kini dikelola oleh generari ke-4 Babah Kuya.


Saat memasuki toko, Anda akan disuguhi pemandangan ratusan jenis tanaman obat yang sudah dikeringkan. Ada bunga sakura, akar wangi, rotan bulat, biji-bijian, kayu-kayuan, hingga bunga Edelweis pun ada di tempat ini. "Setiap harinya, kami selalu menyediakan jamu jadi untuk dicoba oleh para pelanggan," ujar Cici pengelola toko

Nama Toko Babah Kuya itu berasal dari kata Babah yang merupakan sebutan untuk pria Tionghoa yang lebih tua dan kuya yang punya arti kura-kura. Kuya juga merupakan simbol China yang punya arti panjang umur. Berbelok sedikit ke Jalan Tamin, ada sebuah jalan masuk kecil ke daerah perumahan warga etnis Tionghoa. Ada sebuah taman kecil yang dikelilingi rumah. Dari beberapa rumah yang ada, ada sebuah rumah yang cukup menarik perhatian. Arsitektur rumah itu bergaya China. Pilar besar dan banyak jendela jadi ciri khas bangunan bercat putih dan abu-abu itu.

Terus menembus gang kecil, Anda akan keluar di sisi Jalan Oto Iskandardinata. Sedikit menyeberang, Anda akan disuguhi pemandangan banner berbagai macam produk elektronik. Jalan ABC namanya. Nama jalan ini konon diambil dari nama sebuah pabrik elektronik yang sempat ada di kawasan itu.

"Di kawasan ini, Anda bisa mendapatkan berbagai produk elektronik, jam tangan, hingga kaca mata dengan harga miring," tutur Advenatalia.

Menyusuri jalanan padat itu, Anda akan bertemu Jalan Alkateri. Jalan ini merupakan kawasan Kampung Arab. Meski tidak terlalu mencolok, suasana Arab-nya bisa terlihat dari nama-nama jalan yang ada.

"Biasanya jalan di sini diawali dengan suku kata Al-," jelas Advenatalia.

Berbeda dengan kawasan Jalan ABC yang didominasi toko elektronik, di kawasan ini Anda akan menemukan banyak toko tekstil. Di jalan ini juga ada sebuah kedai kopi tua yang pas untuk bernostalgia. Warung Kopi Purnama namanya.

Berlokasi di Jalan Alkateri No 22, warkop ini sudah berdiri sejak tahun 1930-an. Dirintis oleh pria asal Medan yang hijrah ke Bandung pada tahun 1920-an, resep-resep di warung kopi ini mungkin usianya sudah ratusan tahun. Sebagai menu andalannya, warkop ini menggunakan Kopi Aroma yang punya cita rasa khas.

Untuk menemani minum kopi, aneka sajian roti kukus dan bakar yang ada hingga 25 macam rasa bisa Anda pilih sesuai selera. Selain menu-menu ringan, warkop ini juga menawarkan menu-menu berat seperti sop buntut, timbel, nasi goreng, dan masih banyak menu lainnya. Interiornya yang kuno ditambah perabotan kayu yang tidak kalah kuno memang jadi nilai lebih dari kopi tiam ini.

Nah, berjalan kaki di tengah kota menyusuri jalan-jalan kecil ternyata bisa jadi wisata yang menyenangkan. Belum lagi bertambahnya pengetahuan tentang sejarah kota tercinta ini. Kegiatan jalan-jalan ini bisa jadi alternatif Anda untuk mengisi liburan bersama keluarga.

source : detiktravel

Main di Pantai Sundak Gunungkidul Sangat Mengasikan









Salah satu pantai yang paling sering didatangi saat akhir pekan di Gunungkidul, Yogyakarta adalah Pantai Sundak. Tak ada yang bisa bosan dengan kecantikan dan keasrian alamnya. Coba saja bermain di sini, pasti akan keasikan dan bisa bisa lupa diri.... bisa liat sunset!

source : detiktravel
Thursday, April 11, 2013

Danau Sebening Cermin di Kalimantan Timur



Keindahan perairan Kalimantan Timur tak hanya bisa Anda lihat di Pulau Derawan, masih ada daerah Biduk-biduk. Di sana, Anda bisa melihat Danau Labuan Cermin yang kebeningan airnya bisa membuat Anda bercermin di permukaannya.


Danau Labuan Cermin berada di Desa Biduk-biduk, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Sesuai namanya, air danau ini begitu jernih sampai-sampai Anda bisa bercermin melihat bayangan sendiri.


Tak hanya itu, Danau Labuan Cermin juga unik. Danau ini memiliki dua jenis air, yaitu air tawar di bagian atas dan air asin di bagian bawah. Aneh memang, tapi itulah anugerah dari Tuhan.


Selain Danau Labuan Cermin, masih ada Pulau Kanyungan. Turis yang datang bisa menemukan banyak penyu hijau. Jika beruntung, lumba-lumba juga akan menghiasi pandangan Anda.


source : detikTravel
Wednesday, April 10, 2013

Berjemur di Pantai Balangan Bali




Jenuh dengan pantai di Bali yang semakin padat wisatawan? Masih ada pantai cantik di Bali yang sepi, yakni Pantai Balangan di Kabupaten Badung. Karena lebih banyak wisman, Anda juga pun bisa berjemur bareng mereka.


Pantai Balangan merupakan salah satu dari sekian banyak pantai yang ada di Pulau Bali. Pantai tersebut masih belum banyak dikunjungi wisatawan. Dengan ombaknya yang besar membuat turis asing datang ke pantai tersebut.


Perjalanan saya ke Bali kali ini adalah menyusuri pantai yang masih sepi. Destinasi yang sebenarnya tidak sengaja saya kunjungi adalah Pantai Balangan yang berlokasi di antara Pantai Jimbaran dengan Dreamland. Waktu itu saya hanya mengikuti turis asing yang membawa papan surfing.


Dari jalan raya ke lokasi, jaraknya lumayan jauh. Namun, semuanya terbayarkan dengan keindahan pantai yang tersedia. Hamparan pasir putih kecokelatan yang landai dan garis pantai yang cukup panjang.


Pantai ini pun bisa memanjakan pengunjung untuk menikmati sinar matahari dengan berjemur atau bermain air di air lautnya yang biru. Ombaknya yang besar juga dimanfaatkan oleh peselancar yang sebagian besar adalah turis asing.


Perjalanan di Bali kali ini mungkin saya memilih Pantai Balangan sebagai pantai favorit. Pantai Bali mana yang jadi favorit Anda?

source : detikTravel
 
© Copyright 2010-2011 Tujuan Wisata Kita All Rights Reserved.
Template Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.